PENJUALAN PRODUK OLAHAN DURIAN DAN KONTES BUAH UNGGUL SEBAGAI ATRAKSI WISATA BARU KAMPUNG BATU BUSUK

SALES OF DURIAN PROCESSED PRODUCTS AND FRUIT CONTEST AS A NEW TOURISM ATTRACTION OF BATU BUSUK VILLAGE

  • P.K. Dewi Hayati Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
  • Arief Munandar Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
  • Nindia Novita Sari Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
  • Salsabyla Syamtiolga Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
  • Ardiati Nazifu Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
  • Rafki Saputra Fakultas Teknik, Universitas Andalas
  • Risa Meutia Fiana Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Panca Jarot Santoso Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Solok

Abstract

Batu Busuk merupakan kampung yang memiliki potensi ekowisata, wisata peninggalan bersejarah, agrowisata dan wisata budaya. Tujuan kegiatan ini adalah mengangkat dan mempromosikan potensi wisata Batu Busuk melalui penjualan kuliner olahan dan kontes buah durian. Metode pengabdian masyarakat yang diterapkan meliputi kegiatan penyuluhan, demonstrasi, pelatihan dan pendampingan sesuai dengan jenis kegiatan yang berlangsung. Kedua kegiatan yaitu penjualan produk olahan dan kontes buah durian memberikan pengalaman baru bagi pengunjung karena unik dan tidak ditemui pada daerah tujuan wisata lainnya di Sumatera Barat. Dengan demikian kedua atraksi wisata ini dapat menjadi salah satu aktivitas promosi wisata Batu Busuk yang efektif. Seluruh wisatawan yang berkunjung menganggap penting bahwa kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan. Seluruh responden (42 orang) kontes durian, baik dari stakeholder, pengunjung dan peserta kontes setuju bahwa kegiatan kontes seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga di masa mendatang pemerintah daerah sudah harus mengambil peran yang lebih besar untuk kemajuan wisata Batu Busuk.


Kata kunci: agrowisata, atraksi, keberlanjutan, kuliner, promosi


 ABSTRACT


 Batu Busuk is a village with the potency for nature tourism, historical heritage, agro-tourism and culture tourism. This activity aims to raise and promote the tourism potency of Batu Busuk through the sale of processed culinary delights and a durian fruit contest. The community service method applied includes extension services, demonstrations, training and mentoring in line with ongoing activities. The two activities, namely the sale of durian processed products and the durian fruit contest, provide new experiences for visitors because they are unique and sole tourism destination in West Sumatra. Thus, these two tourist attractions can effectively promote Batu Busuk tourism activities. All tourists consider it crucial that similar activities are carried out sustainably.


All respondents (42 people) of the durian contest, including stakeholders, visitors and contestants, agreed that the contest activities should become the responsibility of the local government; hence hereafter, the local government should take a more significant role in the progression of Batu Busuk tourism.


Keywords: agrotourism, attraction, sustainability, culinary, promotion

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Hayati, P.K.D., Febriamansyah R., Yonariza, Besra, E., V. Setyaka. 2021. Eksplorasi dan pemetaan potensi wisata kampung Batu Busuk, Kecamatan Pauh Kota Padang. J. Warta Pengabdian Andalas 28(2):106-114
[2] BPS Kota Padang, 2021. Produksi Buah-buahan tahun 2016. [https://padangkota.bps.go.id/indicator/55/433/1/produksi-buah-buahan.html]
[3] BPS Provinsi Sumatera Barat, 2021. [https://sumbar.bps.go.id/indicator/55/41/1/produksi-tanaman-buah-buahan-dan-sayuran-tahunan.html]
[4] https://hariansinggalang.co.id/ durian-batu-busuk-juarai-lomba-balitbu-ini- keunggulannya/
[5] Padang Ekspres, 2019. Durian batu Busuk dominasi lomba durian unggul [Selasa 17 Desember 2019]
[6] https://www.topsatu.com/durian-batu -busuk-juara-lomba-buah/
[7] Hamid, H., P.K.D. Hayati, Sutoyo, E. Swasti, A. Zainal, T.B. Prasetyo, P.J. Santoso. 2018. Pengembangan kampung durian di Batu Busuak, kelurahan Lambung Bukit kota Padang. J. Logista, 2(2):45-51
[8] Febjisalami, S., P.K.D. Hayati, S. Sutoyo dan P.J. Santoso. 2020. Teknologi sambung mini untuk mendapatkan bibit tanaman durian unggul bagi masyarakat pekebun durian di Batu Busuk. J. Hilirisasi Ipteks 3(2):110-120
[9] Asben, A., D.A. Permata, I.D. Rahmi, R.M. Fiana. 2018. Pemanfaatan bengkuang (Pachyrhizus erosus) afkir untuk pembuatan bedak dingin pada Kelompok Wanita Tani Berkat Yakin Kec. Batang Anai Kab. Padang Pariaman. J. Logista 2(1):37-47.
[10] Tirtawinata, M.R. 2021. Searching for the best durian varieties in Indonesia. Program Book. Second International Symposium on Durian and Other Tropical Fruits. ITFRI, ICHRD and IAARD, Agriculture Ministry of Indonesia. Solok. 87 p.
[11] Nanthachai, S. 1994. Durian: Fruit development, post-harvest physiology, handling and marketing in ASEAN. ASEAN food Handling Bureau. KL, Malaysia. p.77-88.
[12] Anonim. 2002. Country research profiles. collection, establishment, conservation and documentation of durio species of Brunei Darussalam and Brunei Bay Region. Department of Agriculture, Brunei Darussalam. p.50-51. http://www.arcbc.org.ph/arcbcweb/pdf/ vol2no4/50-51_crp_brunei.pdf]
[13] Tan-Tze, G. and M. Whiteman. 2002. Antioxidant activities of some tropical fruits. Department of Biochemistry, Faculty of Medicine, National University of Singapore. http://staff.science.nus.edu.sg/~scilooe/srp2002/sci_paper/Biochem/research_paper/Tan%20Tze%20Guan1.pdf
[14] Arancibia-Avila, P., F. Toledo, Y.S. Park, S.T. Jung, S.G. Kang, B.G. Heo, S.H. Lee, M. Sajewicz, T. Kowalska, and S. Gorinstein. 2008. Antioxidant properties of durian fruit as influenced by ripening. LWT-food Science and Technology 41(10):21182125.
[15] Pauziah, M., H. Hamilah, S. Tarmizi, and N. Masdek. 1992. Quality evaluation of hand harvested fruit of durian clone D24. Proceedings of the National IRPA Intensification of Research in Priority Areas Seminar Agricultural Sector, pp. 634-635.
[16] Kristiana Y., M.T Suryadi, S.R. Sunarya. 2018. Eksplorasi potensi wisata kuliner untuk pengembangan pariwisata di Kota Tangerang. J. Khasanah Ilmu 9(1):18-23
[17] Indriyani, P.L., 2021. Panduan lomba buah durian [personal komunikasi]
[18] Harian Umum Singgalang, 2020. Batu Busuk, destinasi wisata kuliner olahan durian [9 September 2020]
[19] Minister of Agriculture, 2021. Welcome remarks in Second International Symposium on Durian and Other Tropical Fruits. ITFRI, ICHRD and IAARD, Agriculture Ministry of Indonesia. Solok. 87 p
Published
2021-12-30
How to Cite
HAYATI, P.K. Dewi et al. PENJUALAN PRODUK OLAHAN DURIAN DAN KONTES BUAH UNGGUL SEBAGAI ATRAKSI WISATA BARU KAMPUNG BATU BUSUK. LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 275-281, dec. 2021. ISSN 2655-951X. Available at: <http://logista.fateta.unand.ac.id/index.php/logista/article/view/839>. Date accessed: 17 may 2022. doi: https://doi.org/10.25077/logista.5.2.275-281.2021.
Section
Articles