PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBUATAN DODOL LONTAR KEPADA IBU-IBU PKK DASAWISMA BONSAI KELURAHAN NAIKOTEN 2 KECAMATAN KOTA RAJA KOTA KUPANG

APPLICATION OF DODOL LONTAR PROCESSING TECHNOLOGY ON PKK DASAWISMA BONSAI GROUP NAIKOTEN 2 KOTA RAJA SUBDISTRICT KUPANG

  • I N. Widiartha Mahayasa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • P.G.M Widyaswari Mahayasih Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul, Jakarta

Abstract

Kecamatan Kota Raja Propinsi Nusa Tenggara Timur memiliki beberapa kelompok kerja (PKK) yang disebut dengan kelompok Dasawisma, salah satu sasaran tujuan dari kelompok Dasawisma ini adalah bagaimana agar anggota kelompok lebih sejahtera dalam kehidupannya. kelompok ini dibagi berdasarkan rayon atau RT, terdapat sekitar 15 kelompok Dasawisma, tiap-tiap kelompok diberi keleluasan dalam mengelola dan mengatur kelomppok mereka masing-masing, begitu pula dengan program-programnya. Telah banyak program maupun bantuan pemerintah yang diberikan untuk memajukan para anggota kelompok, baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Bantuan yang diperoleh antara lain program bantuan modal, ketrampilan (soft skills) seperti pelatihan pemanfaatan bahan sampah kertas dan plastik untuk dibuat berbagai jenis bunga plastik, juga pelatihan teknik pengolahan bahan makanan (pembuatan kripik pisang, kripik tempe, kacang bawang, krupuk nasi, dll), namun yang belum pernah dilakukan adalah bagaimana mengolah buah lontar yang telah tua (masak) untuk dijadikan berbagai jenis makanan, salah satunya adalah pemanfaatannya untuk dibuat dodol. Jumlah pohon lontar yang cukup banyak tumbuh di kota Kupang tidak diimbangi dengan tingkat pemanfaatannya oleh masyarakat. Hal ini dapat disebabkan karena pengetahuan masyarakat mengenai cara pengolahan produk dari lontar yang masih minim. Metodologi yang diterapkan adalah, melalui suatu pelatihan  yang dilakukan selama satu hari pelatihan meliputi penyuluhan dan praktek langsung pembuatan dodol. Kegiatan pelatihan dilakukan pada tanggal 02 Oktober 2021, bertempat disalah satu rumah milik anggota kelompok. Jumlh peserta sebanyak 15 orang, dengan hasil yang sangat memuaskan (semua peserta mengikutinya dengan sangat antusias). Diharapkan para peserta dapat memanfaatkan ketrampilan ini untuk peningkaatan perekonomiannya.


Kata kunci: dodol lontar, teknologi pengolahan makanan, transfer teknologi, pelatihan


ABSTRACT


Kota Raja Subdistrict, East Nusa Tenggara Province has several working groups (PKK) called the Dasawisma group, one of the goals of the Dasawisma group is how to make group members more prosperous in their lives. This group is divided based on rayon or RT, there are about 15 Dasawisma groups, each group is given the freedom to manage their own group, as well as its programs. Many programs and government assistance have been provided to developed group members through all government levels. All groups have received such assistance, such as capital assistance programs, skills (soft skills) ex: training in the use of paper and plastic waste materials to make various types of plastic flowers, as well as training on food processing techniques (making banana chips, tempeh chips, onion nuts, rice crackers, etc.). But, what has never been done is how to process old (ripe) palm fruit to make various types of food, one of which is to make dodol. The number of palm trees in the city of Kupang is very large but the utilization by the local community is still minimal. This is more due to people's lack of knowledge of how to process product from lontar. The methodology applied is through a training carried out for one day, includes counseling and direct practice of making dodol. The training activity was carried out on October 2, 2021, located in a house belonging to a group member. The number of participants was 15 people, with very satisfying results (all participants participated with great enthusiasm). Hopefully, the participants can use these skills to improve their economic condition.


Keywords: dodol lontar, food technology processing, transfer technology, training

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] BPS Kota Kupang (2017). Kota Kupang dalam Angka
[2] Kupang pos (2009). Tingkat Kemiskinan di Nusa Tenggara Timur Masih Cukup Tinggi. Kupang Pos edisi 12 Feb Hal: 6. 2009.
[3] Mahayasa, I N.W. 1995. Lontar dan Permasalahannya di Nusa Tenggara Timur. Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana. 25 pp.
[4] Mahayasa I N W (1998). Pemanfaatan Buah Lontar Menjadi dodol Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana, Kupang.
[5] Rubak, Y.T; H.J.D. Lalel; I N.W. Mahayasa., 2009. Karakterisasi dan pemanfaatan potensi pulp buah siwalan sebagai sumber zat tambahan makanan alami: antioksidan, zat pewarna, dan aroma
Published
2022-06-30
How to Cite
MAHAYASA, I N. Widiartha; MAHAYASIH, P.G.M Widyaswari. PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBUATAN DODOL LONTAR KEPADA IBU-IBU PKK DASAWISMA BONSAI KELURAHAN NAIKOTEN 2 KECAMATAN KOTA RAJA KOTA KUPANG. LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 58-63, june 2022. ISSN 2655-951X. Available at: <http://logista.fateta.unand.ac.id/index.php/logista/article/view/922>. Date accessed: 19 june 2024. doi: https://doi.org/10.25077/logista.6.1.58-63.2022.
Section
Articles