PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN IKAN BAGI PEMUDA DAN PEMBUDIDAYA IKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN ALOR

TRAINING OF FISH FEED MAKING FOR YOUTH AND FISH CULTIVATORS IN THE COVID-19 PANDEMIC TIME IN ALOR DISTRICT

  • Yulianto Tell Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Tribuana Kalabahi
  • Zakarias Adrianto Mautuka Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tribuana Kalabahi
  • Mando Kolimon Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Alor
  • Dina Lande Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Tribuana Kalabahi

Abstract

Tingginya harga pakan ikan di pasaran mengakibatkan banyak pembudidaya ikan di kabupaten Alor tidak dapat menyediakan pakan ikan secara berkesinambungan. Kebutuhan pakan ikan selama ini hanya mengandalkan pasokan dari luar melalui bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor. Ketika terjadi pembatasan akses akibat pandemi Covid-19 di kabupaten Alor, telah mengakibatkan terhentinya rantai pasokan pakan ikan dari luar. Pada sisi lain, para pembudidaya ikan di kabupaten Alor tidak memiliki pemahaman dan keterampilan dalam memproduksi pakan ikan secara mandiri. Dalam kondisi demikian maka kegiatan pengabdian masyarakat perlu dilaksanakan khususnya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pembudidaya ikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yakni pelatihan formulasi pakan ikan melalui FGD dan praktek pembuatan pakan ikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta sebelum mengikuti pelatihan adalah 58,43% meningkat menjadi 79,76% setelah mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa perpaduan metode pelatihan dalam bentuk FGD dan praktek kerja memiliki dampak positif dalam peningkatan pemahaman peserta. Secara umum kegiatan pelatihan ini telah meningkatkan pemahaman peserta dengan peningkatan pemahaman sebesar 21,33%.


Kata kunci: FGD, Covid-19, Pakan Ikan, Formulasi


ABSTRACT


The high price of fish feed in the market has resulted in many fish farmers in the Alor district being unable to provide fish feed sustainably. The need for fish feed has so far only relied on supplies from outside through the assistance of the Alor Regency Marine and Fisheries Service. When there was a restriction on access due to the Covid-19 pandemic in the Alor district, it had resulted in the interruption of the supply chain for fish food from outside. On the other hand, fish cultivators in the Alor district do not have the understanding and skills in producing fish feed independently. In such conditions, community service activities need to be carried out in particular to improve the understanding and skills of fish cultivators. The method used in the community service was training in fish feed formulation through FGD and practice of making fish feed. The analysis showed that the participant’s level of understanding before attending the training was 58.43%, increasing to 79.76% after attending the training. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the combination of training methods in the form of FGDs and practical work has a positive impact on increasing participant’s understanding. In general, this training activity has increased participant’s understanding by increasing understanding by 21.33%.   


Keywords: FGD, covid-19, Fish Feed, Formulation

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-07-01
How to Cite
TELL, Yulianto et al. PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN IKAN BAGI PEMUDA DAN PEMBUDIDAYA IKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN ALOR. LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 272-279, july 2021. ISSN 2655-951X. Available at: <http://logista.fateta.unand.ac.id/index.php/logista/article/view/635>. Date accessed: 17 sep. 2021. doi: https://doi.org/10.25077/logista.5.1.272-279.2021.
Section
Articles