PEMBERDAYAAN USAHA TAHU DI DUSUN BANDA DESA SABA KECAMATAN BLAHBATUH GIANYAR

EMPOWERMENT OF TOFU BUSINESSES IN BANDA, VILLAGE SABA, BLAHBATUH GIANYAR

  • Wayan Hesadijaya Utthavi Akuntansi, Politeknik Negeri Bali
  • I Gede Nyoman Suta Waisnawa Teknik Mesin, Politeknik Negeri Bali
  • Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja Pariwisata, Politeknik Negeri Bali
  • Putu Adi Suprapto Akuntansi, Politeknik Negeri Bali

Abstract

Tahu merupakan salah satu jenis makanan yang dapat dinikmati dan dapat dengan mudah didapatkan oleh semula kalangan masyarakat. Tahu merupakan makanan dengan gizi tinggi. Mitra dalam kegiatan ini adalah Bapak Nyoman Gorim. Mitra memiliki usaha produksi tahu. Bapak Nyoman Gorim berasal dari Dusun Banda Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Pada saat ini, terdapat beberapa kendala berupa keterbatasan dalam alat bantu produksi, kemasan produk tahu, kurangnya manajemen keuangan serta pemasaran produk. Berdasarkan kendala yang dihadapi mitra, dilakukan pemberdayaan usaha tahu melalui kegiatan secara bertahap dari aspek produksi, manajemen dan pemasaran. Metode kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pemberian peralatan sebagai alat bantu produksi seperti mesin penggiling bahan baku, pelatihan pengemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan sosial media serta pelatihan penggunaan sosial media. Indikator capaian adalah peningkatan 50% jumlah produksi, 50% produk berisi label kemasan dengan melibatkan 2 orang karyawan, mitra mempunyai media sosial facebook dan instagram sebagai media pemasaran, 1 orang anggota  dapat mengelola pembukuan dan pencatatan keuangan dan 1 orang anggota dapat melakukan pengelolaan terhadap content media sosial. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan bahwa adanya peningkatan jumlah produksi sebanyak 60%, peningkatan pengetahuan mitra mengenai pencatatan keuangan dan pemasaran menggunakan media online, terciptanya produk tahu yang lebih ekslusif dengan kemasan dan label yang baru.


Kata kunci: Tahu, Peralatan Produksi, Manajemen Keuangan, Media Sosial


ABSTRACT


Tofu is one type of food that can be enjoyed and can be easily obtained by the community at first. Tofu is a high nutrient food. The partner in this activity is Mr. Nyoman Gorim. Partners have a tofu production business. Mr. Nyoman Gorim comes from Banda, Saba Village, Blahbatuh District, Gianyar Regency. At this time, there are several obstacles in the form of limitations in production aids, tofu product packaging, lack of financial management, and product marketing. Based on the obstacles faced by partners, tofu business empowerment was carried out through activities in stages, from the aspects of production, management and, marketing. The activity method starts with socialization, provision of equipment as production aids, packaging training, financial management training, social media creation and, social media usage training. The achievement indicator is an increase in the amount of production by up to 50%, 50% of the product contains packaging labels involving 2 employees, partners have social media Facebook and Instagram as marketing media, 1 member can manage financial books and records and 1 member can manage social media content. Based on the results of the evaluation, it was found that there was an increase in the number of production by 60%, an increase in partner knowledge about financial recording and marketing using online media, the creation of more exclusive tofu products with new packaging, and labels.


Keywords: Tofu, Production Equipment, Financial Management, Social Media

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Yuliarti, N.C., Budiono. 2019. Sosialisasi Peningkatan Usaha Tahu Pada UD. Tagor Gebang Jember. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ipteks. 5(1): 59-65.
[2] Bintoro, P.A., Maselia, P., Kintoko, A.M., Defanda, A.A., Fitriyanti, A., Ramadhan, F., Kartika, M., Septiani, U.A., Elvionita, D. 2017. Pembuatan Tahu Rumahan Khas Ledok Kulon. Jurnal Pemberdayaan. 1(2): 245-252.
[3] Sujianto, A.E. 2018. Pendidikan Kewirausahaan Melalui Pelatihan Produksi Tahu Dan Kerupuk Okara Bagi Ibu Rumah Tangga Desa Bendiljati Kulon Kabupaten Tulungagung. J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat). 6(1): 27– 34
[4] Aziz, A., Nurrohim, A. 2019. Pengembangan Usaha Tahu Pelaku Usaha Kecil Dan Menengah Di Kelurahan Krukut, Limo Depok. Seminar Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (Sabdamas). 26 – 27 September 2019, Jakarta, Indonesia, Hal 53-57.
[5] Prastyo, F.A.D. 2020. Perbaikan Mutu Produksi Tahu Pada Home Industri Mekar Sari Di Desa Babadan-Patianrowo –Nganjuk. Jurnal Valtech (Jurnal Mahasiswa Teknik Industri). 3(1):34 – 39.
[6] Rhohman, F., Budiretnani, D.A. 2018. Optimalisasi Proses Produksi Tahu untuk Peningkatan Kesejahteraan Produsen Tahu. Jurnal Panrita Abdi, 2018. 2(2): 113-118.
[7] Kasih , Y., Widagdo, H., Pratiwi, R. 2017. Pemberdayaan Pelaku Usaha Tahu Rumahan Di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat. 28 Agustus 2017, Palembang, Indonesia, Hal 309-321.
[8] Arifin, A., Tusholihah, M., Sanubari, S., Mardi, R. Perancangan Laporan Keuangan Berbasis Online Dalam Rangka Peningkatan Usaha Tahu Goreng Di Wilayah Sumedang Jawa Barat. Fairvalue: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan. 1(2): 209-222.
[9] Rostwentivaivi , V., Fizriani, A. 2019. Kelayakan Bisnis Dan Pemasaran Tahu Jojoh Di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Jurnal Dedikasi Masyarakat. 3 (1): 59 – 67.
[10] Indika, D.R., Jovita, C. 2017. Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Promosi Untuk Meningkatkan Minat Beli Konsumen, Jurnal Bisnis Terapan, 1(1): 25-32
Published
2020-11-19
How to Cite
UTTHAVI, Wayan Hesadijaya et al. PEMBERDAYAAN USAHA TAHU DI DUSUN BANDA DESA SABA KECAMATAN BLAHBATUH GIANYAR. LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 78-85, nov. 2020. ISSN 2655-951X. Available at: <http://logista.fateta.unand.ac.id/index.php/logista/article/view/342>. Date accessed: 26 feb. 2021. doi: https://doi.org/10.25077/logista.4.2.78-85.2020.
Section
Articles