PENGUATAN GERAKAN PENGELOLAAN SAMPAH KERING MELALUI SPIRIT SHODAQOH SAMPAH BAGI MASYARAKAT PEDUKUHAN SEMBUNG DAN KEMBANG, KABUPATEN SLEMAN
STRENGTHENING THE DRY WASTE MANAGEMENT MOVEMENT THROUGH THE SPIRIT OF SHODAQOH FOR SEMBUNG AND KEMBANG COMMUNITIES IN SLEMAN DISTRICT
Abstract
Program pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan gerakan pengelolaan sampah di Pedukuhan Sembung dan Kembang, Kabupaten Sleman. Apalagi berdasarkan hasil penelitian awal terdapat 10 persen program bank sampah yang tidak aktif. Melalui serangkaian kegiatan pengabdian, yang melibatkan penyuluhan, workshop, kunjungan lapangan dan monitoring, dan fokus pada pengenalan dan penguatan prinsip shadaqoh demi tujuan sosial keagamaan dalam pengelolaan sampah, berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan motivasi para pengelola bank sampah di Pedukuhan Sembung dan Kembang. Hal ini berarti program pengeloaan sampah perlu menekankan spirit tujuan sosial keagaamaan sehingga mendapat dukungan dari banyak pihak terutama warga sekitar.
Kata kunci: Penguatan, Pengelolaan, Sampah kering, Kesehatan lingkungan, Pemanasan global
ABSTRACT
This community service program aims to strengthen the waste management movement in Sembung and Kembang Villages at Sleman Regency. Moreover, based on the results of initial research, 10 percent of the waste bank program is inactive. Through a series of community service activities, which involve counseling, workshops, field visits and monitoring, and focus on introducing and strengthening the principles of shadaqoh for the sake of socio-religious goals in waste management, influencing the level of knowledge and motivation of the waste bank managers in Sembung and Kembang Villages. local people. This means that the future waste management program needs to emphasize the spirit of social and religious goals so that it gets support from many parties, especially the local communities.
Keywords: Strengthen, Management, Dry waste, Environmental health, Global warming
Downloads
References
[2]Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman. (2017). Data pengelolaan sampah di Kabupaten Sleman. Sleman: Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman.
[3]Suryana, W. (2019). Sleman tambah lagi bank sampah. Republika. Retrieved from https://nasional.republika.co.id/berita/psip9v370/sleman-tambah-lagi-bank-sampah
[4]Nasrudin. (2019). Resmikan bank sampah, warga Sleman ajak lebih peduli mengelola sampah. ACT News. Retrieved from https://news.act.id/berita/resmikan-bank-sampah-warga-sleman-ajak-lebih-peduli-mengelola-sampah
[5]Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 13 tahun 2012
[6]Burhan, F. A. (2018). Kabupaten Sleman Miliki 178 Bank Sampah. Harian Jogja. Retrieved from https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2018/12/06/512/957236/kabupaten-sleman-miliki-178-bank-sampah
[7]Panji Nasional. (2020). Peringatan hari sampah, pemerintah diminta seriusi bank sampah. Panji Nasional. Retrieved from https://panjinasional.net/2020/03/01/peringatan-hari-sampah-pemerintah-diminta-seriusi-bank-sampah/
[8]Rusqiyati, E. A. (2017). Bank sampah tidak aktif jadi sasaran pembinaan.Antara News. Retrieved from https://jogja.antaranews.com/berita/351221/bank-sampah-tidak-aktif-jadi-sasaran-pembinaan
[9]Putra, H. P., Damanhuri, E., & Sembiring, E. (2019). Sektor baru pengelolaan sampah di Indonesia (studi kasus di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Bantul). Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 11(1), 11-24. doi:10.20885/jstl.vol11.iss1.art2