Pelatihan Penanganan dan Pengolahan Susu Kambing di Nagari Bukit Batabuh Kabupaten Agam

  • Sahadi Didi Ismanto Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Hasbullah Hasbullah Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Anwar Kasim Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Fauzan Azima Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Kesuma Sayuti Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Rini B. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Novizar Novizar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Neswati Neswati Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Tuty Anggraini Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas
  • Netty Sri Indeswari Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas

Abstract

ABSTRAK: Permasalahan utama yang dihadapi kelompok saat ini adalah terbatasnya pengetahuan, teknologi dan peralatan produksi untuk mengolah susu kambing. Susu yang dihasilkan hanya diolah menjadi susu pasteurisasi di dalam kemasan kantong plastik. Dalam hal penanganan susu segar, penerapan kebersihan, praktik higiene, dan sanitasi juga masih belum baik. Dengan demikian, susu segar dan susu pasteurisasi yang mereka produksi dan pasarkan belum dapat dijamin keamanannya untuk dikonsumsi. Di samping keterbatasan penguasaan teknologi juga belum optimalnya kelembagaan kelompok yang baru berjalan sebatas bekerja sama dalam hal teknis berternak, namun belum berkembang dalam hal pengadaan bersama dan pemasaran produk secara bersama. Dengan demikian tingkat efisiensi dalam hal biaya produksi dan biaya pemasaran belum bisa diperoleh oleh kelompok. Masalah sebagaimana yang dijelaskan di atas, ditawarkan untuk diselesaikan dengan alternatif sebagai berikut :a) Memberikan pelatihan teknik kebersihan, sanitasi dan higienis pemerahan dan penanganan susu segar dan susu pasteurisasi, serta teknik pengemasan; b) Memberikan pelatihan teknik pengolahan susu menjadi berbagai produk olahan susu c) Memberikan Peningkatan wawasan dan pengetahuan kelompok mengenai pemasaran produk olahan susu kambing d) Memberikan pelatihan penguatan kelembagaan kelompok peternak kambing untuk menuju kelompok tani yang profesional.
Kata kunci: Susu Kambing, Ternak Kambing, Olahan Susu Kambing, Kambing Etawa

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abubakar., A. Budi, H. Harsono. 1998. Pengaruh susu dan macam susu terhadap mutu yogurt selama penyimpanan. Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner II : 755 – 760.

Aljokja, S. 2000. Pengaruh Penambahan Pati terhadap Tingkat Keasaman Yoghurt. Thesis. Fakultas Peternakan. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Amar, A., H. Brueckner, L. Mertz, G. Migliore. 1997. Manufacturing of camembert cheese like product based on soy protein isolate. Indonesia Biotechnology. Jakarta.

Anonim. 2006a. Keju, Produk Olahan Susu yang Kaya Nutrisi. Http://www.pikiran- rakyat.com/cetak/0203/02/1004.htm. Diakses 8 Maret 2006.

Anonim. 2006b. Pengganti rennin dalam Pembuatan Keju. Http://www. Bogasarinews. com. Diakses 15 April 2006.

Astuti, T.Y., dan T. Setyawardani. 2006. Penggunaan susu skim dan asam lemak essensial sebagai alternative cara memperbaiki kualitas nutrisi yoghurt. Animal Production, 8(1): 16 – 21.

Bari, M.R., R. Ashrafi, M. Alizade, and L. Rofehgarineghad. 2009. Effect of different contents of yogurt starter/ probiotic bacteria, storage time and different concentration of cysteine on the microflora characteristics of Bio-yogurt. Research J. of Biological Science 4(2): 137 – 142.

Buckle, K.A. R.A. Edwards, G.N. Fleet and M. Wooton. 1987. Food Science (Ilmu Pangan). Penerjemah Purnomo, H. dan Adiono. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Bylund. 1995. Dairy Processing Handbook. Tetra Pak Processing Systems. Sweden.
Canadian Dairy Commission. 2002. Nilai Gizi Yoghurt. Http://www.canadian.coms
/yoghurtnilaigizi/com. Diakses 12 Maret 2009.

Davis, J.G. 1991. The microbiology of yoghourt. Dairy Inds 36 : 245 – 263.

Goff, H.D., W.B. Combs dan H. Marey. 1993. Milk and Milk Products. Fourth Editions. McGraw Hill Publishing Company Ltd. Bombay, New Delhi.

Hadiwiyoto, S. 1994. Teori dan Prosedur Pengujian Mutu Susu dan Hasil Olahannya. Lyberty. Yogyakarta.

Herrington, B.L. 1948. Milk and Milk Processing. Mc.Graw-Hill Book Company, Inc. New York.

Malaka, R. 1999a. Memasyarakatkan Yoghurt dengan Menggunakan Kultur Kering. Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin. Makassar.

Muchtadi, D dan D. Wardhani. 1996. Mempelajari Penggunaan Jenis rennet dalam Pembuatan Keju Cottage. Bul. Tek. Dan Ind. Pangan. VII (1).

Ressang, A.A. dan A.M. Nasution. 1986. Milk Higiene. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soeparno. 1998. Ilmu dan Teknologi Susu. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yokyakarta.

Willman, N. 1993. Principles of Cheese-making. Victorian College of Agriculture and Horticulture. Australia.

Willman N, and C. Willman. 1993. Home Cheese-making. Agromedia East Molbourne. Australia.
Published
2018-12-28
How to Cite
ISMANTO, Sahadi Didi et al. Pelatihan Penanganan dan Pengolahan Susu Kambing di Nagari Bukit Batabuh Kabupaten Agam. LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 32-39, dec. 2018. ISSN 2655-951X. Available at: <http://logista.fateta.unand.ac.id/index.php/logista/article/view/107>. Date accessed: 25 nov. 2020. doi: https://doi.org/10.25077/logista.2.2.32-39.2018.
Section
Articles