PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI BIBIT (PENANGKARAN) KENTANG BERMUTU MELALUI APLIKASI TEKNOLOGI BIOSELULER DI KABUPATEN SOLOK

  • Irfan Suliansyah Universitas Andalas
  • Helmi Helmi Universitas Andalas
  • Budi Santosa Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Fitri Ekawati Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Abstract

ABSTRAK


Tujuan kegiatan ini adalah memberdayakan petani menjadi produsen bibit kentang unggul bermutu tinggi melalui alih teknologi bioseluler (kultur jaringan tanaman), sehingga petani dapat memenuhi kebutuhan bibitnya sendiri.  Melalui kemampuannya untuk memproduksi bibit kentang bermutu, maka akan tercipta kegiatan di sektor penangkaran bibit kentang dan dapat meningkatkan pendapatan petani.  Kegiatan terdiri atas tiga subprogram.  Subprog¬ram pertama adalah produksi dan distribusi propagul kentang (umbi mini/G0) kepada petani penangkar (tahun pertama).  Subprogram kedua adalah produksi umbi propagul kentang G1 – G2 (Tahun kedua dan ketiga).  Subprogram ketiga adalah sosialisasi, pembinaan, dan demonstrasi plot (setiap tahun).  Kegiatan ini merupakan kemitraan antara Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Fakultas Pertanian UMMY Solok, Dinas Pertanian Kabupaten Solok, dan Kelompok Tani Harapan Baru sebagai penggguna teknologi.  Kegiatan yang sudah dilakukan pada Tahun I (2017):  1) perbanyakan planlet kentang, 2) pembuatan screen house untuk aklimatisasi dan produksi umbi G0/G1, 3) workshop/sosialisasi penangkaran benih kentang, 4) sekolah lapang produksi umbi kentang G0/G1, 5) pelatihan penguatan kelembagaan petani penangkar kentang, 6) pelatihan sertifikasi benih kentang, dan 7) pelatihan pembuatan pestisida hayati.


Kata Kunci: Bibit kentang, Penangkar, Bioseluler


ABSTRACT


The purpose of this activity was to empower farmers to become producers of elite potato seeds through the transfer of bioseluler technology (plant tissue culture), so that farmers can meet the needs of their own seeds. Through its ability to produce quality potato seeds, it will create activities in the breeding sector of potato seeds and can increase farmers' income. The activity consists of three subprograms. The first subprogram was the production and distribution of potato propagules (mini tubers/G0) to the farmer breeder (first year). The second subprogram was the production of potato propagules G1 - G2 (second and third year). The third subprogram is socialization, guidance, and demonstration plots (every year). This activity was a partnership between the Faculty of Agriculture Andalas University, Faculty of Agriculture UMMY Solok, Dinas Pertanian Kabupaten Solok, and Harapan Baru Farmer Group as a technology user. (1) propagation of potato plantlets, 2) screen house preparation for acclimatization and tuber production G0 / G1, 3) workshop / socialization of potato seed breeding, 4) field school of potato tuber production G0 / G1 , 5) training of institutional strengthening of potato breeder farmers, 6) certification training of potato seeds, and 7) training on making biological pesticides.


Keywords: Potato seeds, Breeder, Bioseluler

Published
2017-12-29
How to Cite
SULIANSYAH, Irfan et al. PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI BIBIT (PENANGKARAN) KENTANG BERMUTU MELALUI APLIKASI TEKNOLOGI BIOSELULER DI KABUPATEN SOLOK. LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 1, n. 2(Jul-Des), p. 106-116, dec. 2017. ISSN 2579-6283. Available at: <http://logista.fateta.unand.ac.id/index.php/logista/article/view/80>. Date accessed: 21 feb. 2018.
Section
Articles